Memang prestasi ini sedikit menurun dari hasil tahun lalu. Pada 2016, nagari Kawai berhasil meraih juara 2 pada bidang lomba kesenian talempong. Walaupun demikian, hasil yang diperoleh pada even MTQ nasional kedua yang dipusatkan di nagari batu bulek pada hari kamis tgl 24 -08-2017 di jorong ladang laweh, cukup terobati dengan berhasilnya pasangan peserta nagari Kawai menyabet juara 1 dan 3 dalam lomba pidato pasambahan. Selamat dan jaya selalu kesenian rang nagari Kawai.
-
Panorama Gunung Sago dari Sudut Kawai
Gunung Sago yang perkasa menjulang. Pemandangan ini tampak dari ikur kawai, sebuah tempat di sudut nagari kawai ...
-
Lembah Kawai
Lembah yang menawan di nagari Kawai. Terlihat dari pinggiran jalan utama memasuki nagari Kawai...
-
Lokasi Baru Batu Bulek
Batu bersejarah yang ternama ini sekarang berada di rumahnya yang baru. Kelokan pendakian tobiang nagari Kawai...
-
Rumah Gadang
Rumah Adat milik suatu suku. Peninggalan budaya ini masih terawat rapi di nagari Kawai...
-
Batu Bulek
Inilah batu bulek yang menyejarah. Entah kenapa Batu Bulek yang menjadi nama nagari Batu Bulek, justru berada di Nagari Kawai ? ...
-
Ulang Tahun ke-1 PMKP
Selamat Ulang Tahun pertama Persatuan Masyarakat Kawai Pekanbaru. Semoga Selalu Jaya...
Selasa, 29 Agustus 2017
Kawai Juara 3 lomba talempong di acara MTQ tingkat kecamatan
By Davy Hendri at Agustus 29, 2017
No comments
Alhamdulillah, grup kesenian talempong dari nagari Kawai berhasil meraih juara 3 dalam lomba kesenian tradisi talempong. Lomba kesenian tradisi yang menjadi satu rangkaian dengan MTQ se kecamatan Lintau Buo Utara ini diikuti wakil per nagari ini, juga mencakup lomba pidato pasambahan. Cuplikan penampilan grup kesenian traidisi talempong dari nagari Kawai pada video di bawah ini memperlihatkan upaya maksimal yang telah dikerahkan untuk menjadi yang terbaik.
Memang prestasi ini sedikit menurun dari hasil tahun lalu. Pada 2016, nagari Kawai berhasil meraih juara 2 pada bidang lomba kesenian talempong. Walaupun demikian, hasil yang diperoleh pada even MTQ nasional kedua yang dipusatkan di nagari batu bulek pada hari kamis tgl 24 -08-2017 di jorong ladang laweh, cukup terobati dengan berhasilnya pasangan peserta nagari Kawai menyabet juara 1 dan 3 dalam lomba pidato pasambahan. Selamat dan jaya selalu kesenian rang nagari Kawai.
Memang prestasi ini sedikit menurun dari hasil tahun lalu. Pada 2016, nagari Kawai berhasil meraih juara 2 pada bidang lomba kesenian talempong. Walaupun demikian, hasil yang diperoleh pada even MTQ nasional kedua yang dipusatkan di nagari batu bulek pada hari kamis tgl 24 -08-2017 di jorong ladang laweh, cukup terobati dengan berhasilnya pasangan peserta nagari Kawai menyabet juara 1 dan 3 dalam lomba pidato pasambahan. Selamat dan jaya selalu kesenian rang nagari Kawai.
Sabtu, 19 Agustus 2017
Ulang Tahun Pertama PMKP (Persatuan Masyarakat Kawai Pekanbaru)
By Davy Hendri at Agustus 19, 2017
No comments
Jumat, 18 Agustus 2017
Batu Bulek Itu Justru berada di Nagari Kawai !
By Davy Hendri at Agustus 18, 2017
No comments
Kemunculan sebuah nama tempat adakalanya
dilatarbelakangi oleh suatu riwayat yang pernah terjadi pada rentang
waktu tertentu. Ada rentetan cerita yang serta merta membuat nama
tersebut muncul ke permukaan. Tidak semata kisah, pun disertai
tinggalan-tinggalan yang semakin muskil untuk melengahkan begitu saja
setiap uraian peristiwa yang tersampaikan turun-temurun.
Udara sejuk khas perbukitan langsung
merayapi tubuh saya ketika memasuki jorong Kawai, nagari Batu Bulek,
kecamatan Lintau Buo Utara. Sawah terhampar luas seakan tiada memiliki
batas dalam pandangan mata. Selepas melewati sebuah pendakian berkelok,
mulai terlihat sebuah kubah dengan puncak menjulang. Bersisian dengan
masjid itu terhampar sebidang tanah lapang yang juga menjadi halaman
puskesmas desa. Sekilas, tak ada yang janggal dengan tempat itu. Bahkan
sore ketika saya berkunjung, halaman itu dimanfaatkan oleh anak-anak
untuk bermain dalam suasana sarat keriangan.
Tari Pasambahan di nagari Kawai
By Davy Hendri at Agustus 18, 2017
No comments
Tari Pasambahan adalah salah satu seni tari tradisonal Minangkabau yang berkembang di berbagai daerah di provinsi Sumatera Barat, Indonesia. Tarian ini ditampilkan dalam acara penyambutan tamu yang dimaksudkan sebagai ucapan selamat datang dan ungkapan rasa hormat kepada tamu kehormatan yang baru saja sampai. Namun saat ini, tari pasambahan ditampilkan tidak hanya dalam acara penyambutan tamu, tetapi juga dalam seni pementasan dan pertunjukan sebagai sarana hiburan bagi masyarakat banyak.
Tari pasambahan ditampilkan saat kedatangan tamu yang datang dari jauh, atau saat kedatangan pengantin pria ke rumah pengantin wanita. Tamu yang datang kemudian dipayungi dengan payung kebesaran sebagai penghormatan terhadap tetamu yang datang. Setelah tari pasambahan ditampilkan, kemudian acara dilanjutkan dengan suguhan daun sirihdalam carano kepada sang tamu. Pada saat upacara pernikahan, suguhan daun sirih diberikan kepada pengantin pria sebagai wakil dari rombongan. Daun sirih di carano tersebut juga biasanya disuguhkan kepada kedua orang tua pengantin. (sumber : wikipedia.org).
Generasi muda Nagari Kawai pun masih memelihara kesenian ini sebagai salah satu atraksi budaya dalam kegiatan dan seremoni di tingkat nagari
Silek Tuo Lintau
By Davy Hendri at Agustus 18, 2017
No comments
Silek Lintau sebagai salah satu aliran silek tertua (silek tuo) di ranah minang berasal dari daerah Lintau Buo Kab.Tanah Datar, Sumatera Barat. Silat ini merupakan silat yang terkenal di Minangkabau, dengan dasar Lahkah Ompek (Langkah Empat) dan ada juga dengan Langkah Duo Boleh(Dua Belas).
Silat lintau memili guru silat di hampir 9 koto (daerah) di lintau yang masing-masingnya memiliki gaya tersendiri namun tetap berdasarkan langkah yang sama. Di nagari Kawai saat ini, juga berdiri perguruan silek tuo yang menerima murid dari anak-anak , remaja dan dewasa.
Ingin tahu bagaimana silek tuo lintau, saksikan atraksi berikut ini
Silat lintau memili guru silat di hampir 9 koto (daerah) di lintau yang masing-masingnya memiliki gaya tersendiri namun tetap berdasarkan langkah yang sama. Di nagari Kawai saat ini, juga berdiri perguruan silek tuo yang menerima murid dari anak-anak , remaja dan dewasa.
Ingin tahu bagaimana silek tuo lintau, saksikan atraksi berikut ini
Kamis, 17 Agustus 2017
Persiapan sebelum Pementasan Sandiwara
By Davy Hendri at Agustus 17, 2017
No comments
Sandiwara Limpapeh Rumah Nan Gadang seperti sudah mendarah daging bagi warga Jorong Kawai. Karena, pada 1970-an dan 1980-an, sandiwara tersebut sudah sering dipentaskan.
Karena itu, dialog-dialognya pun sudah banyak hafal oleh warga di kampung itu.
Naskah drama pertama kali diperkenalkan oleh Muslim (alm), mantan dosen ASKI Padang Panjang (sekarang ISI, red) sekitar 1970-an. Sejak diperkenalkan itu, sandiwara tersebut sering dipentaskan tiap kali liburan sekolah (seperti diberitakan HU Singgalang).
Namun pertanyaan menggelitik tentu bagaimana persiapan sandiwara dilakukan. Yuk, mari melihat persiapan babak utama dari pementasan sandiwara lewat video ini









